Istilah peringkat dunia BWF pasti sering muncul setiap ada turnamen bulu tangkis besar. Tapi tidak semua orang tahu bagaimana angka-angka itu dihitung.
Padahal, memahami sistemnya bisa bikin nonton turnamen jadi lebih seru. Sebab, setiap pertandingan ternyata punya bobot yang berbeda-beda.
Poin Dihitung dari Turnamen Berjenjang
Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) membagi turnamen ke dalam beberapa level. Mulai dari Super 1000 seperti All England dan Indonesia Open, turun ke Super 750, Super 500, Super 300, hingga International Challenge.
Semakin tinggi level turnamen, semakin besar pula poin yang didapat. Syaratnya, pemain harus berhasil melaju jauh atau menjadi juara.
Sistem Rolling 52 Minggu
Peringkat dunia BWF tidak dihitung dari akumulasi sepanjang karier. Sistem yang dipakai justru rolling 52 minggu.
Artinya, poin dari turnamen yang dimainkan lebih dari setahun lalu otomatis gugur. Karena itu, pemain harus konsisten tampil di berbagai turnamen sepanjang tahun, bukan cuma mengandalkan prestasi lama.
Hanya Hasil Terbaik yang Dipakai
Tidak semua turnamen yang diikuti otomatis masuk hitungan. BWF menetapkan jumlah turnamen terbaik sebagai dasar peringkat, biasanya 10 sampai 12 turnamen dengan poin tertinggi.
Oleh karena itu, strategi memilih turnamen jadi pertimbangan penting bagi pemain dan pelatih.
Kenapa Peringkat Dunia BWF Penting
Peringkat dunia bukan sekadar gengsi. Posisi ini menentukan status unggulan di setiap turnamen, bahkan jalur kualifikasi ke ajang seperti Olimpiade.
Bagi pemain muda, mengejar poin di turnamen level bawah jadi langkah awal. Setelah poin terkumpul, barulah mereka bisa bersaing di kelas Super 1000.
Dengan memahami cara kerja peringkat dunia BWF, menonton turnamen bulu tangkis pun jadi terasa lebih bermakna.

