Sekitar 2 juta fans turun ke jalan Madrid merayakan gelar juara Piala Dunia 2026 Spanyol. Simak momen sambutan Raja Felipe VI hingga suasana pawai lengkapnya.

Kemenangan Spanyol atas Argentina di final Piala Dunia 2026 rupanya belum jadi penutup cerita. Sehari setelah mengangkat trofi di MetLife Stadium, New Jersey, skuad La Roja pulang ke Madrid dan disambut dengan pawai juara yang memecahkan rekor jumlah massa dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan laporan media Spanyol Sport, hampir dua juta orang turun ke jalanan ibu kota untuk menyambut kepulangan tim kebanggaan mereka. Jalanan utama Madrid pun berubah menjadi lautan warna merah-kuning sepanjang hari, Senin (20/7) waktu setempat.
Sambutan Kenegaraan di Istana Zarzuela
Perayaan dimulai dengan agenda resmi begitu skuad Spanyol tiba di Bandara Barajas menggunakan maskapai nasional Iberia. Setelah menempuh perjalanan panjang sekitar sembilan jam dari Amerika Serikat, rombongan langsung menuju Istana Zarzuela untuk bertemu Raja Felipe VI.
Di sana, Raja Felipe VI bersama Ratu Letizia, Putri Mahkota Leonor, dan Infanta Sofia menyambut para pemain secara langsung. Skuad Spanyol turut memperlihatkan trofi Piala Dunia serta menyerahkan jersey tim kepada keluarga kerajaan sebagai simbol kebanggaan nasional. Usai dari istana, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Istana Moncloa untuk bertemu Perdana Menteri Pedro Sanchez.
Pawai Bus Terbuka Menuju Plaza de Cibeles
Rangkaian perayaan berlanjut dengan pawai menggunakan bus beratap terbuka yang melintasi pusat Kota Madrid. Sejumlah pemain bintang seperti Lamine Yamal, Rodri, Fabian Ruiz, dan Mikel Merino tampak bergantian mengangkat trofi Piala Dunia sambil menyapa para pendukung yang memadati sepanjang rute.
Sorak-sorai dan nyanyian suporter mengiringi perjalanan bus tim menuju titik akhir di Plaza de Cibeles, lokasi yang secara tradisi selalu menjadi pusat perayaan gelar juara sepak bola Spanyol. Sejak pagi hari, kawasan tersebut sudah dipadati pendukung yang mengibarkan bendera dan meneriakkan nama-nama pemain setiap kali bus melintas.
Rodri, Kapten sekaligus Pemain Terbaik Turnamen
Momen paling emosional datang saat kapten tim, Rodri, kembali mengangkat trofi di hadapan ribuan pendukung. Selain memimpin timnya menjadi juara, Rodri turut dinobatkan sebagai pemain terbaik sepanjang turnamen, sebuah pencapaian ganda yang membuat perayaan kali ini terasa semakin istimewa bagi publik Spanyol.
Gelar ini sekaligus menjadi trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah Spanyol, setelah terakhir kali diraih pada edisi 2010. Dengan kata lain, penantian selama 16 tahun akhirnya terbayar lunas lewat generasi baru asuhan Luis de la Fuente.
Perayaan Berlanjut hingga ke Kota Lain
Euforia kemenangan ini tidak hanya terasa di Madrid. Sejumlah kota lain di Spanyol, termasuk Barcelona, turut memadati jalanan dan area nonton bareng untuk merayakan keberhasilan tim nasional mereka. Suasana pesta bahkan sudah terasa sejak Minggu malam waktu setempat, sebelum mencapai puncaknya di parade Madrid.
Namun, di balik euforia besar ini, sempat terjadi insiden kecil. Media Spanyol La Razon melaporkan tujuh orang sempat diamankan aparat terkait sejumlah insiden selama perayaan berlangsung. Meski begitu, secara keseluruhan suasana perayaan dilaporkan berjalan damai tanpa gangguan berarti.
Menutup Musim dengan Manis
Setelah rangkaian perayaan usai, para pemain dijadwalkan menjalani masa libur sebelum kembali memperkuat klub masing-masing menyambut musim kompetisi 2026/2027 yang dimulai pertengahan Agustus mendatang.
Buat kamu yang penasaran jalannya laga final yang mengantarkan Spanyol ke gelar juara ini, kami sudah membahasnya lengkap di artikel sebelumnya seputar kemenangan dramatis atas Argentina lewat gol Ferran Torres di extra time.
—
Sumber:

