Drama babak semifinal Piala Dunia 2026 akhirnya usai, dan hasilnya melahirkan partai puncak yang pantas disebut bergengsi: Spanyol melawan Argentina. Kedua tim memastikan tiket final lewat jalan yang jauh dari kata mudah, masing-masing menumbangkan raksasa sepak bola Eropa lainnya.

Spanyol Redam Prancis Tanpa Ampun
Semifinal pertama mempertemukan Prancis dan Spanyol di Dallas Stadium, Arlington, Texas.
Di atas kertas laga ini diprediksi ketat mengingat kualitas lini serang Prancis yang ditopang Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele.
Namun, lini tengah Spanyol tampil jauh lebih solid dan mematikan kreativitas para pemain depan Les Bleus sepanjang laga.
Gol pertama lahir dari titik penalti pada menit ke-22 setelah Lucas Digne melanggar Lamine Yamal di kotak terlarang.
Mikel Oyarzabal yang maju sebagai eksekutor sukses membawa La Roja unggul. Keunggulan Spanyol berlipat ganda di babak kedua lewat tendangan Pedro Porro pada menit ke-58, memanfaatkan umpan terobosan Dani Olmo.
Prancis, yang sepanjang turnamen dikenal tajam di lini depan, justru pulang dengan kekalahan telak 0-2 dan mencatat rekor kurang menyenangkan: kalah dengan selisih lebih dari satu gol untuk kali pertama sejak Piala Dunia 2010.
Argentina Bangkit Dramatis Lawan Inggris
Sehari berselang, giliran Inggris menghadapi sang juara bertahan Argentina di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta.
Laga ini berjalan lebih dramatis.
Inggris justru unggul lebih dahulu lewat gol Anthony Gordon pada menit ke-55, membuat pendukung The Three Lions sempat membayangkan tiket final di depan mata.
Namun Argentina, dengan Lionel Messi sebagai konduktor permainan, menolak menyerah.
Enzo Fernandez menyamakan kedudukan lewat tembakan jarak jauh yang tak terbendung pada menit ke-85.
Drama belum selesai di sana—Lautaro Martinez tampil sebagai pahlawan dengan gol penentu di masa injury time, tepatnya menit ke-90+2, yang memastikan Argentina melaju ke final dengan skor akhir 2-1.
Messi sendiri tidak mencetak gol, tetapi dua assist-nya menjadi bukti pengaruhnya yang masih sangat besar di usia senja kariernya sebagai pemain internasional.
Jadwal Lengkap Sisa Piala Dunia 2026
Dengan kedua tiket final terisi, berikut jadwal dua laga penutup turnamen:
Perebutan Juara Ketiga: Prancis vs Inggris, 19 Juli 2026 pukul 04.00 WIB
Final: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB di MetLife Stadium, New Jersey
Final ini akan menjadi ulangan cerita lama dengan bumbu baru.
Argentina datang sebagai juara bertahan yang tengah mengejar gelar back-to-back,
sesuatu yang jika tercapai akan menyamai pencapaian Italia dan Brasil di era sebelumnya.
Sementara itu, Spanyol berpeluang menambah koleksi gelar dunia keduanya setelah terakhir kali merasakannya pada edisi 2010,
saat mereka juga mengalahkan tim lain di partai puncak.
Duel Gaya Main yang Kontras
Dari sisi taktik, final ini menjanjikan pertarungan filosofi sepak bola yang berbeda.
Spanyol dikenal dengan penguasaan bola dan kombinasi umpan pendek ala tiki-taka modern,
mengandalkan kreativitas lini tengah untuk membongkar pertahanan lawan secara perlahan namun konsisten.
Argentina, di sisi lain, punya senjata berupa transisi cepat dan efisiensi memanfaatkan peluang,
ditambah pengalaman bermain di laga-laga besar yang tak tertandingi oleh generasi manapun saat ini.
Siapa pun yang keluar sebagai juara, publik sepak bola dunia sudah dipastikan mendapat partai puncak yang layak menutup turnamen empat tahunan ini dengan spektakuler.
Yang jelas, jutaan pasang mata di seluruh dunia—termasuk Indonesia—akan begadang dini hari nanti demi menyaksikan siapa yang berhak mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

